Bahasa pemrograman adalah sistem instruksi yang diberikan kepada komputer untuk menjalankan tugas tertentu. Saat ini sudah banyak bahasa pemrograman populer untuk pengembangan aplikasi modern.
Memilih bahasa pemrograman yang tepat tentu penting untuk menyesuaikan dengan kebutuhan serta kemajuan teknologi. Penyesuaian dengan fungsi bahasa pemrograman juga harus menjadi panduan utama.

Bahasa Pemrograman Populer
Pilihan contoh bahasa pemrograman memang sudah banyak dan terus mengalami perkembangan. Namun popularitas bahasa pemrograman sangat dipengaruhi ekosistem, komunitas, serta fleksibilitas penggunaannya. Berikut beberapa contoh bahasa pemrograman:
1. JavaScript
Bahasa pemrograman populer pertama yang tidak boleh terlewat adalah JavaScript. Bagi ekosistem pengembangan web, JavaScript punya status sebagai bahasa utama. Sistem JavaScript juga berjalan di sisi klien maupun server secara bersamaan.
JavaScript juga sudah punya layanan lengkap untuk berbagai kebutuhan. Jadi pengembang bisa membangun aplikasi dengan bahasa pemrograman ini tanpa ada kendala dan bisa sesuai dengan kebutuhan terkini.
Pada penggunaannya, JavaScript ini punya fleksibilitas yang tergolong tinggi. Dukungan komunitas juga besar. Jika ingin belajar JavaScript, pemula bisa menggali banyak bahan ajar dari berbagai sumber.
Pembaruan berkala juga terjadi dalam JavaScript. Pengguna bisa mengikuti pembaruan yang ada untuk mengembangkan web buatan sendiri. Inilah alasan kenapa JavaScript tetap relevan menjadi pilihan saat ini.
2. TypeScript
Selanjutnya ada TypeScript yang merupakan hasil pengembangan dari JavaScript. TypeScript juga termasuk bahasa pemrograman yang mudah dipelajari dan sudah ada penambahan type safety di dalamnya.
Pilihan satu ini semakin populer untuk membangun aplikasi skala besar, tapi tetap punya pemeliharaan yang mudah dalam jangka panjang. Salah satu keunggulannya bahkan bisa meminimalisir bug saat penulisan kode.
Penggunaannya bisa memungkinkan peningkatan produktivitas tim. Hal ini didukung oleh sistem dokumentasi otomatis yang mampu memberikan jaminan ekstra dalam pengerjaan aplikasi.
Saat ini penggunaan TypeScript juga sudah umum dan merambah ke berbagai perusahaan teknologi besar. Standar di industri modern juga mulai kerap memanfaatkan TypeScript sebagai superset dari JavaScript itu sendiri.
3. Python
Jika ingin mengembangkan kecerdasan buatan dan data, maka bahasa pemrograman populer bernama Python bisa menjadi pilihan. Python ini termasuk bahasa yang mudah dibaca, sintaksnya rapi, serta punya kemiripan dengan bahasa manusia.
Pemanfaatan Python ini kerap ada di bidang Machine Learning, Data Science, sampai AI. Bagi pemula, proses belajar Python juga tidak terlalu rumit dan sudah punya konsep modern yang mudah untuk dipahami.
Uniknya, Python juga punya pustaka yang melimpah untuk berbagai tipe dan kebutuhan. Pembuatan prototype aplikasi di Python termasuk lebih efisien karena bisa merancang sistem dengan fitur lengkap.
4. Kotlin
Kotlin menjadi rekomendasi bahasa koding untuk pemula langsung dari Google. Bahasa pemrograman ini memungkinkan pembuatan aplikasi Android berbasis modern dengan lebih mudah dan cepat. Sistem yang ada serta fiturnya sudah memudahkan pembangunan aplikasi masa kini.
Keunggulan utama dari Kotlin adalah sintaksisnya yang sangat ringkas dan tidak membingungkan pemula. Namun di saat yang bersamaan, sistemnya tetap aman. Komunitas Android untuk pemanfaatan Kotlin juga sudah besar.
Penggunaan Kotlin juga sudah mampu merambah pada pengembangan backend atau dengan Kotlin Multiplatform. Jadi jika ingin beralih dari sistem Java yang lama dan ingin merambah ekosistem Android, maka pilihan Kotlin bisa menjadi yang utama.
5. Swift
Jika bahasa pemrograman populer dari Google untuk Android adalah Kotlin, maka dari Apple ada Swift. Bahasa pemrograman ini khusus untuk ekosistem iOS, macOS, dan watchOS sehingga pembangunan Android tidak bisa di sini.
Selain punya performa yang cepat, Swift juga punya keamanan tinggi serta fitur tata bahasa modern. Dukungan pustaka SwiftUI juga sudah tersedia untuk memudahkan pengguna membuat UI atau antarmuka pengguna.
Apple memberikan dukungan pengembangan ekosistem dengan maksimal untuk bahasa pemrograman satu ini. Peningkatan fitur juga terus terjadi guna menyesuaikan dengan kebutuhan aplikasi modern.
Penutup
Itulah beberapa bahasa pemrograman populer yang menjadi rekomendasi utama. Namun pemilihan bahasa pemrograman tidak boleh hanya bergantung pada popularitas saja, karena tetap harus sesuai dengan kebutuhan.


