Application Programming Interface sebagai Penghubung Antar Sistem

Teknologi

Application Programming Interface atau biasa disingkat menjadi API merupakan sekumpulan protokol. Sekumpulan aturan ini nantinya yang akan menjadi jembatan penghubung antar sistem untuk tetap bisa berkomunikasi.

API menjadi salah satu fondasi dasar untuk mengembangkan perangkat lunak modern. Hal ini karena sebuah sistem tidak mungkin berdiri sendiri. Mereka butuh saling bertukar data dan berkomunikasi secara efisien memakai API.

Mengenal Tentang API

Application programming interface adalah interface atau protokol komunikasi yang menghubungkan dua sistem software yang terpisah. API menjadi perantara yang menerima permintaan dari satu sistem dan memberikan respon terhadap sistem lain.

Pentingnya Keberadaan Application Programming Interface

API programming bukan sekedar alat bantu tapi juga menjadi sendi utama dalam pengembangan perangkat lunak. Hampir seluruh aplikasi mobile maupun website yang Anda pakai ini berkomunikasi dengan memakai API.

Dengan adanya Application Programming Interface, sistem bisa beroperasi secara modular dan juga terpisah. Bukan cuma itu, adanya protokol komunikasi ini mendukung pembauran antar sistem yang terpisah.

Jenis-Jenis API Programming

API memiliki beberapa jenis yang bisa Anda pakai sesuai dengan tujuan tertentu. Tidak semua jenis bisa dipakai untuk umum. Adapun jenis-jenisnya, sebagai berikut!

1. API Public

API public yang memang dirancang agar bisa diakses oleh siapa saja. Salah satu contohnya, yakni Twitter dan Facebook.

2. API Private

Berbeda dengan API public yang bisa diakses siapa saja, API ini tidak bisa dipakai oleh pengembang luar. Jenis ini hanya bisa dipakai oleh organisasi atau pihak internal terkait.

3. API Partner

Sesuai dengan namanya, API ini hanya bisa dipakai oleh pihak yang sudah menjalin kerja sama tertenu. Jadi sudah ada kesepakatan untuk saling berbagi data.

Fungsi Application Programming Interface

API bukan sekedar interface yang memberikan protokol komunikasi antar aplikasi dan sistem. Tapi lebih dari itu, ada banyak sekali fungsi application program, sebagai berikut ini!

1. Menghemat Waktu dan Biaya Pengembangan

Karena memakai API, jadi pengembangan fiturnya tidak perlu lagi dibuat dari nol. Cara ini juga memangkas biaya pengerjaan karena memakai pihak ketiga. Alih-alih membangun dari nol dan merawatnya sendiri, Anda bisa fitur yang tersedia.

2. Memudahkan Integrasi Sistem

API menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai aplikasi dengan berbagai platform berbeda. Dalam pengembangan sistem, sering kali memakai dua bahkan lebih sistem untuk operasionalnya.

3. Menambahkan Experiental Value

Pengguna bisa merasakan nilai dari aplikasi tersebut. Interface mempunyai peran penting bagi pengguna aplikasi tersebut agar dapat meningkatkan pengalaman dalam menggunakan aplikasi. Hal ini karena API dapat digunakan dalam memberikan tampilan dan informasi secara nyata.

4. Sebagai Data Provider

Sistem yang berbasis aplikasi ini, mempermudah sistem dalam mengakses dan mengolah data yang ditawarkan oleh server center. Sebab API beroperasi sebagai mediator, maka ia pun berfungsi sebagai provider dari data dan service yang ada diantara sistem.

5. Mengamankan Data

Selain menyediakan askes data, Application Programming Interface juga berguna sebagai satpam yang mengamankan data. Interface ini memastikan bahwa sistem atau aplikasi luar tidak bisa masuk sepenuhnya di database server. Jadi, sistem hanya mendapatkan data yang diizinkan saja.

Penutup

Application Programming Interface menjadi landasan yang penting untuk mengembangkan sebuah sistem. Adanya API memudahkan sistem untuk saling bertukar data dan berkomunikasi. Selain itu, interface ini memudahkan Anda untuk mengembangkan aplikasi.

Related Posts