Mengenal Pseudocode dan Perannya dalam Membantu Proses Coding

Teknologi

Pada saat mempelajari coding, Anda pasti akan sering mendengar istilah pseudocode. Istilah ini merujuk pada cara penulisan algoritma yang lebih mudah dipahami oleh manusia karena memakai bahasa deskriptif sederhana tanpa bahasa pemrograman yang lebih khusus.

Karena bentuknya yang tidak mirip dengan bahasa pemrograman pada umumnya di dalam coding, Anda akan mengenal kode ini dengan nama kode semu. Jadi, kedua istilah tersebut punya arti yang sama, yaitu kode algoritma dengan bahasa dan logika sederhana.

Peran Pseudocode untuk Membantu Proses Coding

Setelah tahu definisinya, Anda juga harus tahu apa saja fungsi pseudocode untuk membantu proses coding. Secara garis besar, ada beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari kode semu, yaitu sebagai berikut!

1. Membantu Memahami Logika Program dengan Lebih Cepat

Karena kode semu algoritma menggunakan logika dan bahasa yang lebih mudah dipahami oleh manusia, Anda dapat memanfaatkannya pada tahap awal proses perancangan program. Sebab, pengembang bisa memahami logika programnya dengan lebih mudah.

Tim tidak perlu memahami sintaks bahasa pemrograman khusus karena sudah ada kode semu. Anda bisa menganggapnya sebagai kerangka program yang memakai bahasa deskriptif sehari-hari. Supaya lebih paham, berikut contoh pseudocode yang bisa kamu pelajari!

jika penjualan > 2000 maka

bonus – penjualan *20%

upah – 50000000 + bonus

endif

output (upah)

Kode di atas merupakan rancangan awal tentang bonus gaji karyawan jika mencapai total penjualan tertentu. Bahasanya masih menggunakan bahasa sehari-hari agar tim bisa memahami logika program sebelum mengubah ke sintaks bahasa pemrograman khusus.

2. Membantu Proses Perancangan Program agar Lebih Logis

Pada dasarnya, orang yang jago coding sekalipun masih membutuhkan kode semu sebelum menjalankan program. Hal ini karena penggunaan kode semu di coding sangat vital untuk membantu perancangan program agar logikanya berjalan dengan lebih logis.

Anda dapat membuat kode semu terlebih dulu untuk memahami langkah-langkah program dari awal hingga akhir. Tujuan utamanya agar saat diubah menjadi sintaks bahasa pemrograman, logikanya bisa tetap jalan. Kode tersebut bisa Anda gunakan sebagai blueprint.

Jika sudah memiliki kode semu yang jelas dan lengkap, Anda dapat menerjemahkan semua langkahnya ke berbagai sintaks bahasa pemrograman dengan jauh lebih mudah. Pasalnya, semua hal penting sudah ada di sana dengan bahasa yang lebih sederhana.

3. Membantu Menjaga Komunikasi dengan Tim Lain yang Lebih Awam

Ketika membuat program, bukan hanya tim pengembang saja yang akan ikut serta dalam perancangannya. Anda juga harus menjaga komunikasi dengan tim lain, termasuk mereka yang awam dan tidak terlalu paham sintaks bahasa pemrograman dalam coding.

Karena itulah eksistensi kode semu penting, mengingat semua orang bisa membaca kodenya. Bahkan jika tim lain tidak bisa membaca sintaks bahasa pemrograman, mereka pasti tidak akan kesulitan membaca deskripsi pada kode semu.

4. Acuan untuk Menyelesaikan Masalah Program

Apabila ada masalah saat menjalankan program, Anda juga bisa menggunakan kode semu sebagai blueprint untuk mencari solusinya. Hal ini karena semua langkah penting sudah pasti tercatat dalam kode semu dengan bahasa ringkas dan mudah Anda pahami.

Artinya, mencari solusi di kode semu akan lebih mudah daripada mencarinya dalam sintaks bahasa pemrograman.

Penutup

Itulah penjelasan lengkap tentang apa itu pseudocode atau kode semu dan perannya dalam program coding. Eksistensi kode ini sangat penting karena bisa membantu dalam semua proses pembuatan algoritma program, dari tahap perancangan hingga evaluasi.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *